Sebelum Membahas Apa Itu Sistem Digital, Perlu anda ketahui terlebih dahulu apa itu Digital?. Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari.  Apabila anda  menghitung jumlah jari tangan orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10).

Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 susunan angka, yaitu 1 dan 0 oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Jika dikaitkan dengan Teknologi  Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit).

Pada Perkembangan Teknologi sangat pesat sekarang sudah menggunakan sistem digital dalam peralatan digital penyajian data atau informasi merupakan susunan angka-angka yang dinyatakan dalam bentuk digital (rangkaian logika). Berikut salah satu contohnya :

 

Dari Contoh Itu ditunjukan pada spedometer yang lama menggunakan representasi analog sedangkan yang terbaru menggunakan represetasi digital. Seperti apa Reperesentasi Analog itu?

Pada representasi analog, suatu kuantitas dinyatakan dengan kuantitas lain yang berbanding lurus dengan kuantitas pertama tersebut.

Suatu contoh representasi analog adalah speedometer mobil / motor, dimana defleksi jarum menyatakan besarnya kecepatan mobil / motor dan jarum speedometer akan mengikuti setiap perubahan yang terjadi saat mobil berjalan dengan kecepatan yang naik atau turun.

Contoh lainnya adalah pada mikrofon audio, Pada alat ini tegangan output dihasilkan sebanding dengan amplitude gelombang-gelombang suara yang menabrak mikrofon. Perubahan pada tegangan output akan selalu mengikuti perubahan frekuensi suara pada inputnya.

Sedangkan Pada representasi digital suatu kuantitas tidak dinyatakan dengan kuantitas sebanding tetapi dengan simbol-simbol yang disebut digit.

Misalnya pada jam digital, yang menunjukkan waktu dalam bentuk digit-digit desimal. Padahal pada kenyataan waktu terus berganti, namun yang terbaca dalam jam digital tidak berubah secara kontinyu. Digit decimal pada jam digital akan berubah satu step demi step (permenit atau perdetik).

Dengan kata lain, representasi digital dari waktu berubah dalam tahapan tahapan sinyal diskrit. Untuh memudahkan, kuantitas digital didapat dari hasil menghitung, dimana ketika kita menghitung hasil yang didapat adalah bilangan bulat. 

Dari penjelasan antara analag dengan digital dapat disimpulkan bahwa perbedaan utama antara kuantitas analog dengan kuantitas digital adalah bahwa kuntitas analog bersifat kontinyu sedangkan kuantitas digital bersifat diskrit. Karena representasi digital mempunyai sifat yang diskrit maka pada saat membaca harga suatu kuantitas digital tidak ada penafsiran mendua, sedangkan harga dari kuantitas analog sering menimbulkan interpretasi yang berbeda. Berikut gambaran Antara Analog dengan Digital.

 

Jadi Sistem Digital adalah sistem elektronika yang setiap rangkaian penyusunnya melakukan pengolahan sinyal diskrit.

Sistem Digital terdiri dari beberapa rangkaian digital/logika,komponen elektronika, dan elemen gerbang logika untuk suatu tujuan pengalihan tenaga/energi.

Rangkaian digital terdiri atas beberapa gerbang logika. Outputnya merupakan fungsi pemrosesan sinyal digital. Input dan Outputnya berupa sinyal digital

Referensi :

  1. Tocci, Ronald J., Digital System : Principles and Applications, 7/ed, Prentice-Hall International, Inc., New Jersey, 1991
  2. M. Morris Mano, Digital Design, Prentice – Hall
  3. Sumarna, Elektronika Digital : Konsep Dasar dan Aplikasinya, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2006.
  4. Kleitz, William, Digital Electronics : A Practical Approach, Prentice-Hall International, Inc., New Jersey, 1996.
  5. Greenfield, Joseph D., Practical Digital Design Using ICs, 2/ed, Regents/Prentice Hall, Englewood Cliffs, New Jersey, 1994