Pengenalan Sistem Basis Data dan Implementasi menggunakan SQL SERVER 2008 R2

Sistem Basis Data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (Tabel) yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai (User) dan-atau program (Aplikasi) lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file tersebut. Pada Sistem Basis Data terdapat beberapa Komponen yang meliput :

  1. Perangkat keras (Hardware)
  2. Sistem Operasi (Operating System)
  3. Basis Data (Database)
  4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Basis Data (DBMS)
  5. Pemakai (User)
  6. Aplikasi End-User

Dari Komponen – Komponen tersebut jika divisualisasikan maka Sistem Basis Data digambarkan sebagai berikut :

Mengapa adanya Sistem Basis Data ? berikut faktor faktor pentingnya sebuah sistem basis data yang meliputi :

    1. Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
    2. Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat waktu dan relevan.
    3. Mengurangi duplikasi data (data redundancy)
    4. Hubungan data dapat ditingkatkan
    5. Manipulasi terhadap data dengan cepat dan mudah
    6. Efisiensi penggunaan ruang penyimpanan

Tentu Untuk membuat Sistem basis data, Anda perlu membuat perancangannya terlebih dahulu. Salah satunya contoh pembuatan Model basis Data yang Relasional yang sudah berupa Tabel yang berelasi seperti berikut :

Pada Sistem Basis Data ada tipe – tipe Pemakainya yang meliputi :

  1. Programer Aplikasi (berinteraksi dengan basis data yang disertakan dengan program)
  2. User Mahir (berinteraksi dengan query untuk akses data tanpa berinteraksi dengan program)
  3. User Umum ( berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan suatu program aplikasi yang telah disediakan)
  4. User Khusus (pemakai yang menulis aplikasi basis data nonkonvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi Artifical Intellegence, Sistem Pakar, Pengolahan Citra)

Sistem Basis Data Juga memilki konsep Abstaksi Data, Abstraksi Data yang dimaksud mengacu pada tingkat / level dalam sebuah sistem basis data yang dimana memiliki 3 level abstraksi yaitu :

  1. Level Fisik : level terendah dalam abstraksi data yang menunjukan bagaimana sesungguhnya suatu data tersimpan. Contoh: teks, angka, himpunan
  2. Level Logic : merupakan level selanjutnya dalam abstraksi data menggambarkan data secara fungsional yang tersimpan dalam basis data serta hubungannya dengan data lain. Contoh:  data pegawai tersimpan dalam beberapa table
  3. Level penampakan :level ini merupakan level tertinggi dari abstraksi data yang hanya menunjukan sebagian dari baris data. Contoh : data hari tersimpan dalam kode 1(senin),2(selasa),3(rabu),dst

Jika digambarakan Abstraksi Data seperti tampilan berikut :

Di Sistem basis Data tentu juga harus mengenal namanya Bahasa Basis Data. Bahasa Basis Data ada banyak salah satunya :

  1. Data Definitian Language (DDL)

Data Definitian Language (DDL) dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel, dll. contoh : create, alter, drop, Comment, Rename)

  1. Data Manipulation Language (DML)

Data Manipulation Language (DML)merupakan bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data.

contoh :

1. penambahan data baru ke basis data

2. penghapusan data dari suatu basis data

3. pengubahan data dari suatu basis  data, contoh: Select, Insert, Update, Delete, Merge

Dalam Implementasi Sistem Basis Data ada banyak tools yang bisa digunakan. Daisma disini akan menggunakan Tools Microsoft SQL Server 2008 R2 untuk implementasinya.

Jika Anda Sudah Menginstall Aplikasi tersebut dan membukanya maka yang pertama akan tampil yaitu melakukan Connect to Server. Berikut Daisma akan menjelaskan mengenai Connect to Server pada gambar berikut :

Pada Kolom Server Name merupakan pengarahan Alamat server Database seperti : localhost , IP address , Computer Name , . ( tanda Titik ) sama seperti localhost dan alamat domain.

Tampilan ini selalu muncul sebelum dapat mengakses database, jadi anda harus connect ke server melalu halaman sql Server Authentication.

Jika Sudah Terkoneksi ke Server Maka akan di arahkan ke SQL server Management Studio yang berfungsi sebagai tools utama dalam pengelolaan database.  Pada SQL server Management Studio

Terdapat Object Explorer berguna untuk menampilkan semua objek – objek yang ada pada instance / server seperti tampilan berikut :

Jika Anda Ingin melihat lebih detail mengenai objek, anda tinggal menekan tanda + untuk expand maka akan tampil sampai tabel , view , function dan lain – lain seperti berikut :

Untuk melihat detail dari sebuah tabel cukup melakukan hal yang sama yaitu melakukan expand dengan menekan tanda + pada tabel yang diinginkan. Nanti akan tampil field , tipe data , panjang data dan constraint dari tabel tersebut seperti gambar berikut :

Di SQL Server Management Studio ini ada fitur SQL Query Editor. Untuk memunculkan fitur tersebut cukup mudah dengan menekan tombol New Query. Maka akan tampil SQL Query Editor seperti berikut :

SQL Query Editor digunakan untuk mengetikkan perintah-perintah SQL untuk mengelola database dan objek-objeknya. Dan Untuk mengeksekusi perintah SQL, pilih (block) terlebih dahulu query yang diinginkan, kemudian tekan tombol “!Execute” atau tekan tombol “F5” pada keyboard.

Demikian Pengenalan Sistem Basis data dan Implementasi menggunakan SQL SERVER 2008 R2

Referensi :

  1. Rob, P. and Coronel, C. (2004), “Database Systems, Design, Implementation and Management”, 6th Edition, Thomson, Course Technology, ISBN: 0-61921323-X.
  2. Pratt, P.J. and Adamski, J.J. (2005), “Concepts of Database Management”, 5th Edition, ISBN: 0-619-21529-1.
  3. Date, C.J. (2003), “An Introduction to Database Systems”, 8th Edition, Addison Wesley, ISBN: 0321197844.
  4. Elmasri, R. and Navathe, S. (2003), “Fundamentals of Database Systems”, 4th Edition, Addison Wesley, ISBN: 0321204484
  5. www.w3schools.com/sql/
  6. www.tutorialspoint.com/sql/

 

Share dan Klik Salah Salah satu Iklan untuk Mensupport Website Ini :

Facebook instagram Twitter

Artikel Terkait

  • Pengenalan Sistem Basis Data dan Implementasi menggunakan SQL SERVER 2008 R2

    25 April 2019

    Sistem Basis Data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (Tabel) yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai (User) dan-atau program (Aplikasi) lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file tersebut.

  • Model Data dan Perancangan Sistem Basis Data

    01 May 2019

    Model Data pada Sistem Basis data merupakan Kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik (makna) data, dan batasan data.

  • Data Definition Language dan Cara Query DDL pada SQL

    15 May 2019

    Apa Itu Data Definition Language ( DDL ) ?. Data Definition Language (DDL) yaitu kumpulan perintah query pada SQL untuk menggambarkan desain dari database secara menyeluruh. Data Definition Language ( DDL ) juga digunakan untuk membuat, merubah maupun menghapus struktur atau definisi tipe data dari obyek yang ada pada database. DDL (Data Definition Language) berfungsi untuk membuat, merubah dan menghapus struktur data pada database. Data Definition Laguage memiliki kaitan dengan Tipe Data. Tipe data adalah suatu bentuk pemodelan data yang dideklarasikan pada saat melakukan pembuatan tabel. Tipe data ini akan mempengaruhi setiap data yang akan dimasukkan ke dalam sebuah tabel. Data yang akan dimasukkan harus sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan.

  • Mengenal Data Manipulation Language Beserta Contohnya

    26 August 2019

    Dalam Basis Data tentu tidak asing lagi dengan yang namanya Data Manipulation Language. Data Manipulation Language atau disingkat DML merupakan perintah =perintah yang digunakan untuk menampilkan , menambahkan , merubah dan menghapus data di dalam objek – objek yang didefinisikan pada Data Definition Language ( DDL ).

  • Fungsi Khusus pada Perintah Select di SQL

    01 September 2019

    Data manipulation language (DML) merupakan perintah-perintah yang digunakan untuk menampilkan, menambahkan, mengubah, dan menghapus data di dalam objek-objek yang didefinisikan pada DDL. Khususnya Menampilkan (SELECT) data Sangatlah Luas dan beragam data yang bisa dikelola menjadi sebuah informasi. Perintah Select adalah baris perintah yang paling digunakan untuk mengambil/menampilkan data pada table berdasarkan keinginan.

  • Mengenal Fungsi Khusus Klausa WHERE Pada MS SQL SERVER

    08 September 2019

    Klausa Where pada SQL adalah Klausa yang digunakan untuk menambahkan sebuah kondisi tertentu pada Klausa Select. Untuk Format Penulisan Klausa Where pada SELECT di SQL seperti berikut : SELECT * from nama_table WHERE kondisi

  • Belajar Tipe SQL Join pada MS SQL SERVER 2008 R2

    22 September 2019

    Tipe – Tipe SQL Join ada banyak yang meliputi Inner Join , Left Join , Right Join , Full Join , Self Join dan Cross Join. Sebelum membahas mengenai Tipe Tipe SQL Join Anda Harus memahami apa itu Relasi / Relationship. Relasi / Relationship adalah suatu hubungan antara beberapa entitas. Konsep ini sangat penting sekali didalam basis data, di mana memungkinkan entitas entitas untuk saling berhubungan satu sama lain. Di dalam sebuah relationship, primary key memiliki peran penting untuk mengaitkan entitas. Selain itu, primary key juga digunakan untuk mendefinisikan batasan keterhubungan.

  • Mengenal Perintah UNION dan Sub Query dalam Ms Sql

    29 September 2019

    Pada SQL ada Proses UNION dan Sub Queries. Apa Itu Union dan Sub Queries, Union dalam SQL adalah proses salah satu operasi yang memungkinkan Anda untuk menggabungkan hasil dari dua pernyataan SELECT ke dalam satu result set yang mencakup semua baris yang termasuk dalam pernyataan SELECT. Sedangkan Sub Queries adalah query dalam query SQL lain dan tertanam dalam klausa WHERE.

  • Pemahaman Klausa Group By dan Having pada SQL

    06 October 2019

    Dalam SQL Terdapat banyak kata kunci yang digunakan untuk melengkapi statement Select untuk memperoleh tampilan data yang diinginkan. Salah Satunya Group By dan Having. Group By adalah fungsi untuk mengelompokkan data dalam sebuah kolom yang ditunjuk. Fungsi ini akan menghasilkan kelompok data dengan menghilangkan data yang sama dalam satu tabel. Maka apabila dalam satu kolom terdapat beberapa data yang sama maka data yang akan ditampilkan hanya salah satu.

Kategori Artikel

Follow Us :