Data Definition Language dan Cara Query DDL pada SQL

Apa Itu Data Definition Language ( DDL ) ?. Data Definition Language (DDL) yaitu kumpulan perintah query pada SQL untuk menggambarkan desain dari database secara menyeluruh. Data Definition Language ( DDL ) juga digunakan untuk membuat, merubah maupun menghapus struktur atau definisi tipe data dari obyek yang ada pada database.

DDL (Data Definition Language) berfungsi untuk membuat, merubah dan menghapus struktur data pada database. Data Definition Laguage memiliki kaitan dengan Tipe Data. Tipe data adalah suatu bentuk pemodelan data yang dideklarasikan pada saat melakukan pembuatan tabel.

Tipe data ini akan mempengaruhi setiap data yang akan dimasukkan ke dalam sebuah tabel. Data yang akan dimasukkan harus sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan. Adapun Tipe Data pada SQL SERVER seperti berikut :

Pada Data Definition Language (DDL) lebih berhubungan pada objek bukan pada isi atau data.

Contoh:

  1. CREATE > membuat objek baru.
  2. USE > menggunakan objek.
  3. ALTER > mengubah objek yang sudah ada.
  4. DROP > menghapus objek.

Create pada Database ( Data Definition Language ).

Untuk penerapan Create  Database pada Data Definition Langguage seperti format berikut :

Use pada Database ( Data Definition Language ).

Sebelum melakukan perintah-perintah terhadap sebuah databse, kita harus memilih/mengaktifkan database yang kita inginkan.  Caranya bisa dengan mengubah nama database pada combo box “Database”  Atau bisa menggunakan perintah: USE [NamaDatabase]. seperti gambar berikut :

DROP Database ( DDL )

Untuk menghapus Database pastikan Database sedang tidak digunakan. Dan untuk perintah menghapus Database  cukup dengan format penulisan :

 DROP DATABASE databasename;

Salah satu contoh seperti berikut :

Untuk Data Definition Language juga digunakan pada Tabel seperti create , alter , drop dan lain lain berikut penjelasan Data Definition Langguage pada Tabel.

 

Membuat Tabel Baru ( Create )

Untuk membuat tabel baru pada Query SQL cukup ikuti format penulisan perintal SQL seperti berikut :

Sebagai contoh : buatlah perintah SQL untuk membuat tabel Mahasiswa yang memiliki 5 buah kolom yaitu nim,nama,prodi,angkatan , ipk. Maka Query Syntax SQLnya seperti berikut :

Melihat Info Tabel pada SQL Server

Untuk menampilkan infromasi tabel baik itu kolom , tipe data dan lain sebagainya yaitu dengan menggunakan stored procedure yang sudah disediakan oleh SQL server. Berikut perintahnya :

Modifikasi Tabel ( ALTER )

Untuk melakukan Modifikasi pada Tabel seperti mengubah tipe data kolom pada tabel , mengubah nama kolom pada tabel , menambah kolom baru pada tabel dan menghapus kolom pada tabel tentu memilki Query SQL yang berbeda beda.

Berikut format penulisan sesuai dengan keperluan yang diinginkan :

Sebagai salah satu contoh memodifikasi tabel kasusnya ingin menambahkan kolom baru pata Tabel Mahasiswa berupa kolom alamat. Maka Query Sql yang harus dilakukan seperti berikut :

Menghapus Tabel ( DROP )

Untuk Menghapus Tabel pada SQL pastikan tidak adanya Relasi Sebagai Primary Key pada Tabel Tersebut. Apabila ada sebuah relasi pada suatu data maka Tabel tidak dapat dihapus. Jika tidak ada cukup lakukan perintah SQL seperti berikut :

Pada Data Definition Language dikenal juga istilah SQL Constraint.

Constraint adalah fungsi untuk membatasi data yang masuk ke dalam tabel. Jika data yang diinsert bertentangan dengan aturan / rule constraint yang sudah ditetapkan, maka proses insert akan dibatalkan. Constraint pada Query SQL biasanya diterapkan pada saat :

  1. Create Table
  2. Alter Table

Adapun Jenis – Jenis Constraint pada SQL Server yang meliputi :

  1. NOT NULL
  2. UNIQUE
  3. PRIMARY KEY
  4. FOREIGN KEY
  5. CHECK
  6. DEFAULT

Berikut cara penggunaan Jenis – Jenis Constraint pada SQL Server :

NOT NULL.

Constraint Not Null adalah memastikan nilai yang masuk pada suatu kolom tidak NULL. Untuk penulisan Constraint Not Null Seperti berikut :

UNIQUE

Constraint UNIQUE adalah memastikan semua data pada suatu kolom nilainya berbeda-beda. Berikut penulisan Constraint UNIQUE :

 

Untuk Constraint UNIQUE apabila ingin menghapus constraint yang sudah ditambahkan cukup menggunakan Perintah DROP constraint. Seperti berikut :

 

PRIMARY KEY

Constraint Primary Key adalah Kombinasi antara UNIQUE dan NOT NULL. Biasanya dipakai sebagai ID atau kuncil utama sebuah tabel. Untuk penambahan Constraint Primary key pada pembuatan Tabel Barui format penulisannya seperti berikut :

Sedangkan penambahan Konstraint pada Tabel yang sudah ada menggunakan format penulisan Query SQL seperti berikut :

CHECK

Constraint CHECK adalah constraint yang berfungsi untuk membatasi data yang masuk ke dalam suatu kolom. Untuk penambahan Constraint Check ketika membuat tabel baru seperti berikut :

Sedangkan untuk penambahan Constraint CHECK pada tabel yang sudah dibuat sebelumnya bisa menggunakan format penulisan Query SQL seperti berikut :

DEFAULT

Constraint Default adalah Constraint yang berfungsi untuk memeberikan nilai default terhadap suatu kolom. Apabila sudah menambahkan constraint Default maka nilai akan diberikan secara default ketika saat insert data nilai yang diinput tidak ditentukan. Untuk format penulisan pada Query SQL dalam menambahkan Constraint Default pada saat membuat tabel baru seperti berikut :

IDENTITY

Constraint IDENTITY adalah constraint yang berfungsi untuk membuat penomoran otomatis atau bisa juga disebut auto Increment. Syarat menggunakan Constraint ini adalah colom harus bertipe data INT. Berikut format penulisan constraint IDENTITY pada Query SQL pada saat membuat Tabel baru :

 

FOREIGN KEY

Constraint Foreign Key adalah Constraint yang berfungsi untuk menghubungkan antara satu tabel dengan tabel lainnya. Bisasanya Foreign Key diterapkan apabila sebuah kolom dalam suatu tabel yang berelasi dengan kolom PRIMARI KEY pada tabel lain. Maka Tabel yang berisi Foreign Key disebut Child Table dan Tabel Lain yang berisi Primary Key disebut Parent Table.  Untuk format penulisan foreign key pada saat membuat table seperti berikut :

Jadi KolomA adalah Kolom yang akan menjadi Foreign Key dan KolomB adalah Kolom yang menjadi Primary Key yang merupakan referensi dari Foreign Key.

Sedangkan dalam format penulisan Query SQL mengenai constraint Foreign Key pada tabel yang sudah ada seperti berikut :

Demikianlah Penjelasan Mengenai Data Definition Language dan Cara Query DDL pada SQL. Semoga bermanfaat.

Referensi :

  1. Rob, P. and Coronel, C. (2004), “Database Systems, Design, Implementation and Management”, 6th Edition, Thomson, Course Technology, ISBN: 0-61921323-X.
  2. Pratt, P.J. and Adamski, J.J. (2005), “Concepts of Database Management”, 5th Edition, ISBN: 0-619-21529-1.
  3. Date, C.J. (2003), “An Introduction to Database Systems”, 8th Edition, Addison Wesley, ISBN: 0321197844.
  4. Elmasri, R. and Navathe, S. (2003), “Fundamentals of Database Systems”, 4th Edition, Addison Wesley, ISBN: 0321204484
  5. www.w3schools.com/sql/
  6. www.tutorialspoint.com/sql/

Share dan Klik Salah Salah satu Iklan untuk Mensupport Website Ini :

Facebook instagram Twitter

Artikel Terkait

  • Pengenalan Sistem Basis Data dan Implementasi menggunakan SQL SERVER 2008 R2

    25 April 2019

    Sistem Basis Data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (Tabel) yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai (User) dan-atau program (Aplikasi) lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file tersebut.

  • Model Data dan Perancangan Sistem Basis Data

    01 May 2019

    Model Data pada Sistem Basis data merupakan Kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik (makna) data, dan batasan data.

  • Data Definition Language dan Cara Query DDL pada SQL

    15 May 2019

    Apa Itu Data Definition Language ( DDL ) ?. Data Definition Language (DDL) yaitu kumpulan perintah query pada SQL untuk menggambarkan desain dari database secara menyeluruh. Data Definition Language ( DDL ) juga digunakan untuk membuat, merubah maupun menghapus struktur atau definisi tipe data dari obyek yang ada pada database. DDL (Data Definition Language) berfungsi untuk membuat, merubah dan menghapus struktur data pada database. Data Definition Laguage memiliki kaitan dengan Tipe Data. Tipe data adalah suatu bentuk pemodelan data yang dideklarasikan pada saat melakukan pembuatan tabel. Tipe data ini akan mempengaruhi setiap data yang akan dimasukkan ke dalam sebuah tabel. Data yang akan dimasukkan harus sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan.

  • Mengenal Data Manipulation Language Beserta Contohnya

    26 August 2019

    Dalam Basis Data tentu tidak asing lagi dengan yang namanya Data Manipulation Language. Data Manipulation Language atau disingkat DML merupakan perintah =perintah yang digunakan untuk menampilkan , menambahkan , merubah dan menghapus data di dalam objek – objek yang didefinisikan pada Data Definition Language ( DDL ).

  • Fungsi Khusus pada Perintah Select di SQL

    01 September 2019

    Data manipulation language (DML) merupakan perintah-perintah yang digunakan untuk menampilkan, menambahkan, mengubah, dan menghapus data di dalam objek-objek yang didefinisikan pada DDL. Khususnya Menampilkan (SELECT) data Sangatlah Luas dan beragam data yang bisa dikelola menjadi sebuah informasi. Perintah Select adalah baris perintah yang paling digunakan untuk mengambil/menampilkan data pada table berdasarkan keinginan.

  • Mengenal Fungsi Khusus Klausa WHERE Pada MS SQL SERVER

    08 September 2019

    Klausa Where pada SQL adalah Klausa yang digunakan untuk menambahkan sebuah kondisi tertentu pada Klausa Select. Untuk Format Penulisan Klausa Where pada SELECT di SQL seperti berikut : SELECT * from nama_table WHERE kondisi

  • Belajar Tipe SQL Join pada MS SQL SERVER 2008 R2

    22 September 2019

    Tipe – Tipe SQL Join ada banyak yang meliputi Inner Join , Left Join , Right Join , Full Join , Self Join dan Cross Join. Sebelum membahas mengenai Tipe Tipe SQL Join Anda Harus memahami apa itu Relasi / Relationship. Relasi / Relationship adalah suatu hubungan antara beberapa entitas. Konsep ini sangat penting sekali didalam basis data, di mana memungkinkan entitas entitas untuk saling berhubungan satu sama lain. Di dalam sebuah relationship, primary key memiliki peran penting untuk mengaitkan entitas. Selain itu, primary key juga digunakan untuk mendefinisikan batasan keterhubungan.

  • Mengenal Perintah UNION dan Sub Query dalam Ms Sql

    29 September 2019

    Pada SQL ada Proses UNION dan Sub Queries. Apa Itu Union dan Sub Queries, Union dalam SQL adalah proses salah satu operasi yang memungkinkan Anda untuk menggabungkan hasil dari dua pernyataan SELECT ke dalam satu result set yang mencakup semua baris yang termasuk dalam pernyataan SELECT. Sedangkan Sub Queries adalah query dalam query SQL lain dan tertanam dalam klausa WHERE.

  • Pemahaman Klausa Group By dan Having pada SQL

    06 October 2019

    Dalam SQL Terdapat banyak kata kunci yang digunakan untuk melengkapi statement Select untuk memperoleh tampilan data yang diinginkan. Salah Satunya Group By dan Having. Group By adalah fungsi untuk mengelompokkan data dalam sebuah kolom yang ditunjuk. Fungsi ini akan menghasilkan kelompok data dengan menghilangkan data yang sama dalam satu tabel. Maka apabila dalam satu kolom terdapat beberapa data yang sama maka data yang akan ditampilkan hanya salah satu.

Kategori Artikel

Follow Us :